Hari itu

“…Allah tidak menciptakan sesuatu dengan sia-sia…..”

Februari 2001

 

Saya ingat benar hari itu, hari dimana Mama melepas kepergian saya yang beberapa hari lagi akan berangkat ketanah suci untuk berhaji

bukan di bandara Mama mengantar saya pergi,

tapi ke stasiun kereta api karena saya akan berangkat ke tanah suci dari rumah Bapak

Untuk saya, itu terasa berat…jujur, seperti halnya orang-orang yang akan berangkat haji yang biasa diantar keluarga terdekatnya, saat itu saya ingin sekali mama ikut mengantarkan saya sampai dibandara tepat saat kepergian saja ketanah suci nantinya

tapi saya tidak bisa memilih…

Dikereta api sesaat sebelum kereta berangkat, saya mencoba menguatkan diri untuk tidak menangis didepan mama..saya sok tegar saat itu, dan seperti biasa..saya menutupinya dengan bersikap sok cuek..seolah-olah saya tidak sedih

Seperti halnya saya, Mama terlihat sok tidak sedih di hadapan saya..walau sebenarnya saya tau, mama tidak tega melepas saya

Saya mencium tangan Mama seperti biasa dan mama membalas mencium dahi saya

Keretapun berangkat, Mama melambaikan tangannya dan tersenyum pada saya

ada pedih di hati saya saat itu, saat kereta benar-benar meninggalkan stasiun..langsung pecah tangis saya…saya sediiihhh sekali saat itu

 

Seorang Wanita disebelah saya memberikan tisue-nya untuk saya..membuat saya langsung mengusap airmata karena malu, ternyata ada yang memperhatikan saya saat sedang menangis…seorang wanita cantik berusia sekitar 28 tahun tersenyum di sebelah saya..

 

Wanita itu : Nangis aja, nggak papa koq…

Saya        : (tersenyum malu)

Wanita itu : Memangnya ke Cirebon mau kemana?ke rumah nenek yah?

Saya        : Nggak mbak, ke rumah Bapak saya

Wanita itu : ooo (wajahnya terlihat bingung) , tadi itu Mama kamu?

Saya        : Iya

 

Wanita itu lalu diam dan tidak membahas lebih lanjut, wanita itu mengeluarkan majalah TIME yang dibawanya kemudian terlihat sibuk membacanya

Dari penampilannya, wanita cantik sebelah saya ini terlihat begitu mandiri & terlihat dia tau apa yang dia mau…memakai stelan celana panjang hitam dan blazer hitam yang di padukan dengan t’shirt putih, membuatnya terlihat sangat “wanita karier”, tubuhnya yang tinggi kurus ditambah wajahnya yang cantik membuat tadinya saya berfikir dia seorang model yang habis pulang pemotretan  (^_^), tapi kemudian saya merevisi fikiran dia seorang model, saat saya melihat dia terlihat sibuk dengan laptopnya seperti mengerjakan pekerjaan yang berbau design

Jujur, dari pertama saya melihat wanita cantik ini saya kagum padanya..pasti dia pintar, pikir saya saat itu, wajah cantik tapi tegas membuat kesan pintar tampak dari wajahnya…sayapun membuka obrolan…

 

Saya        : Mbak asli Cirebon?atau sedang ada tugas kantor di Cirebon?

Wanita itu : Keluarga saya tinggal di Cirebon, saya bekerja di Jakarta

Saya        : Mbak sudah berkeluarga?

Wanita itu : oh iya, saya punya anak satu (tanggannya merogoh tasnya dan mengeluarkan foto anaknya)..ini anak saya, namanya Tsamy

 

Lalu obrolanpun berlanjut…. Wanita ini orang yang menyenangkan diajak ngobrol, dari caranya berbicara semakin menguatkan kesan pintar yang ada pada dirinya..jujur itu membuatku kagum padanya..Dia seorang Desainer Interior di Jakarta, dan harus pulang bolak balik Jakarta – Cirebon karena keluarganya di Cirebon..

saya, yang saat itu baru kuliah di tingkat 2 begitu kagum padanya, apalagi saat dia menceritakan tentang cita-citanya saat dia kecil dulu

“saya selalu bercita-cita ingin keliling dunia saat saya kecil, dan You know? saya mati-matian kursus bahasa Inggris untuk itu, dan saya membuat kliping gambar-gambar negara yang saya ingin jelajahi, beberapa saya tempel di sebelah kasur, supaya kalo saya bangun tidur saya langsung bersemangat untuk mewujudkan mimpi saya, saya juga berusaha untuk mengejar mimpi saya jadi seorang desainer interior”,

wanita itu, seketika mampu membuat saya terinspirasi karenanya, dia terlihat gigih memperjuangkan apa yang jadi mimpinya, mimpi yang sama dengan mimpiku…keliling dunia dan berusaha untuk tidak menjadi wanita biasa-biasa saja

 

Saat dia tau saya akan berangakat ke Tanah suci, dia pun menceritakan pengalamannya ke Tanah suci bersama keluarganya..dia memberikan saya tips-tips dan doa-doa yang bisa saya panjatkan saat ke tanah suci nanti..dia juga menceritakan pengalamannya berkunjung ke beberapa negara…membuat saya kagum padanya…

dan hari itu, untuk pertama kalinya saya menceritakan tentang keluarga saya pada orang lain, saya menceritakan padanya betapa “Uniknya” keluarga saya, tapi saya tetap bersyukur karenanya. Wanita ini menguatkan saya dan menantang saya untuk membuktikan pada semua orang kalo “Keunikan” keluarga saya bisa membawa dampak positif pada saya

3,5 Jam perjalanan Jakarta – Cirebon kami habiskan untuk ngobrol, saya mencoba untuk menularkan energi yang ada padanya ke jiwa saya..jujur, dia mampu menginspirasi saya bahkan hingga detik ini..

 

19 Oktober 2008

 

Saya udah lama tidak membaca koran Kompas, mungkin sudah hampir 6 bulan saya nggak pernah baca koran, padahal sejak saya bekerja, saya tidak bisa lepas dari koran kalo hari Sabtu Minggu…seperti ketinggalan berita rasanya kalo nggak baca koran. Walau di kantor saya biasa membaca koran online, tapi rasanya tetap ada yang kurang kalo nggak baca koran kertas (apa sih penyebutannya?)..tapi 6 bulan terakhir, kesibukan membuat saya tidak sempat lagi membaca koran walau cuma sabtu minggu…tapi hari itu, entah kenapa saya merasa harus beli koran

Pada halaman Klasika Kompas saya menemukan profil seorang wanita yang dari fotonya seperti pernah saya kenal, profil satu halaman besar lengkap dengan biodatanya… saat saya baca, ternyata betul saya mengenal dia..wanita itu, wanita yang saya kenal 7 tahun yang lalu di kereta Cirebon Ekspress jurusan Jakarta – Cirebon..wanita yang membuat saya terinspirasi…mbak Anies Alkurratu Aini, dalam profilnya diceritakan dia sekarang sudah mendirikan perusahaannya sendiri dan menjadi ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), dan ternyata dia tidak hanya menginspirasi saya, dia mampu mengispirasi banyak masyarakat Indonesia, terbukti surat kabar nasional-pun menampilkan profilnya,sebagai sosok yang Inspiratif…

 

Terimakasih ya Allah, Kau pernah mempertemukan kami hari itu. Aku percaya Engkau tidak pernah menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia

begitu pula dengan pertemuan kami hari itu,..dan hari ini, disaat aku mulai kehilangan kepercayaan diriku, Engkau membuatku kembali teringat dengan pertemuan yang begitu menginspirasiku, pertemuan yang membuat aku yang sedih, bisa kembali terhibur dan bahkan optimis…

Karena Aku percaya, Engkau tidak menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia…:-))

 

 

 

 

This entry was posted in About Anything. Bookmark the permalink.

9 Responses to Hari itu

  1. kanjeng grandoNg says:

    meski cm sekedar goretan jari tangan dgn tulisan yg lumayan bagus acakadulnya..gw akui cerita yg lumayan menarik..bukan rangkaiannya kata2nya sekali lg tapi pesen yg udah dikandung selama 7thn,9bln,10hr. inspirasi dalam inspirasi..gut, smg aja putih..hidupkan jiwamu dengan inspirasi tapi jangan hidup hanya dalam inspirasi..kalo ga mo terjebak dengan imajinasi imajinermu..karena itu nisbi. believe it or not, pliss dont try this at home baby…

  2. metaluv says:

    Acakadul tapi koq dibaca tiap hari?
    trus nyuruh aku untuk di update terus lagi blognya…
    huhh, bilang aja kamu penggemar blogku….
    hayo ngakuuuu….:-P

  3. kanjeng grandoNg says:

    embeer..masa empaang…enak ja tiap hr..mangnya minum obat?! to update kn anjuran ja, jgn gr donk! lagian daripada ga da kerjaan, buka2 bloger..btw, yg ntu ni beneran..aq pingin tau aja gmn nulis biar keliatan kyk tulisan anak kecil (acakadul.com), soalnya klo orang bc tulisanku kesannya orang berpengaruh gt. gw kn slalu coba nyembunyiin identitas asli gw. wah bs bahaya klo orang pada tau keberadaanqu. dah cape’ dimintain foto bareng mulu. yh, gw kn pingin jd manusia biasa aja gt..sama kayak yg laen lah..heheh2008X. :-p

  4. metaluv says:

    tau gk?aku baca komen kamu aja bingung alias komen mu amatir dan terkesan sok pinter, gimana kamu nulis yah? *nggak kebayang* wakakakakkkk….

  5. kanjeng grandoNg says:

    hehehe…kyknya km mulai marah..yesss!! itulah inti tulisanku alias kelebihanku, bikin orang bingung..lha wong aq aja baca tulisanku sendiri aja bingung..aq kn nulisnya sambil tidur, jd entah apa yg ditulis ma tanganku ya aq sendiri ga paham..aneh kn? panggil aja aq si gila dari gua hantu. wikikiki..

  6. Anies A. Aini says:

    Halo…Metha…

    ini mbak Anies…yang kau ceritakan pada kiahmu di atas..hehe…sangat mebahagiakan…

    salam,

    mbak Anies

  7. Anies A. Aini says:

    IN EVERY STORY…ALWAYS HAS A BEAUTIFUL JOURNEY ………

    🙂
    smile smile,

    mbak Anies Alkurratu Aini

  8. metaluv says:

    Mbak Anies!!!….Senangnya Mbak udah mampir ke Blogku :-))
    iya mbak, pertemuan kita waktu itu berkesan banget & mengisnpirasi aku banget buat mewujudkan cita-citaku mbak..Thanks yah mbak Anies
    Nice to know u mbak🙂

  9. Anies A. Aini says:

    sama sama……senang bisa keep in contact lagi yah….sukses selalu dan jangan pernah menyerah ! Allah sebaik – baik pemberi kebahagian…sedangan yang susah pun bisa Ia jadikan mudah…:-)

    di face book …add aja namaku..biar bisa terus nyambung silatuahminya yah…

    salam,

    mbk Anies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s