Maaf ya Pak..

Masih ingat ceritaku soal pintu bosku?

Masih soal bosku..kali ini bos baruku, bos dengan nama seorang raksasa betawi dalam salah satu film benyamin..jangan bayangkan bosku ini tinggi besar seperti raksasa sesuai dengan namanya. kalau melihat ukuran tubuhnya anda akan merasa namanya tidak Matching dengan badannya..Tp jangan salah, biar kecil, Levelnya di kantorku termasuk dalam jajaran top Level..udah gitu gesit, bersemangat dan lincahnya melebihi bule-bule besar di kantorku…gayanya yang bersemangat kadang justru membuatnya terkesan panik, sebagai orang yang juga panikan aku merasa justru itu yang membuat energinya semakin nampak..belum lagi kalo senyum sinisnya dikeluarkan, semua anak buahnya termasuk manager-manager tidak bisa mengatakan tidak dengan apa yang dia perintahkan…singkat kata, bos baruku ini.. mungil, panikan, sinis, dan saklek dengan segala target yang diberikan pada anak buah..makanya gak ada yang berani komentar panjang apalagi membantah kata-katanya..bisa didamprat habis-habisan nanti…

Suatu hari bos baruku ini memanggilku keruangannya untuk menanyaiku pekerjaan yang dia perintahkan..saat aku menjelaskan, sudah tampak wajahnya tidak bersahabat dengan segala argumen yang kuberikan..sampai akhirnya dia memintaku keluar dari ruangannya untuk merevisi pekerjaanku…saat aku keluar dari ruangnya aku sempat berdiskusi dengan temanku masalah pekerjaan yang bosku minta untuk direvisi tadi, sedang asik-asiknya berdiskusi tiba-tiba temanku yang lain mamanggilku dan mencoba mengajak bercanda denganku..karena saatnya tidak tepat kukatakan padanya nanti saja istirahat…tidak lama ada yang memanggilku lagi, kali ini pake acara nepuk pundakku..karena kesal dan kupikir temanku yang tadi, aku bentak dengan keras tanpa memandang ke belakang..BENTAR…BENTAR..!!!LIAT GAK SEH GW SIBUK!!!, RESE BANGET SIIIHHH!!!.., yang menepuk pundakku langsung pergi..setelah selesai diskusi dan merevisi pekerjaanku aku kembali ke ruangan bosku, kali ini bosku tidak ada di ruangan, dan saat kulihat disekeliling luar ruangan bosku, tampak temanku senyum-senyum kearahku..lalu aku mendekat dan bertanya padanya, “kemana bos?” tanyaku. temanku yang ditanya menahan tawa, setelah berhasil mengusai diri untuk menahan tawa, temanku itu berkata “pergi begitu habis lu bentak tadi..”,”bentak?maksud lu?”…Oh my gotong royong..ternyata orang yang menepuk pundakku tadi dan orang yang kubentak tadi itu bosku…huhuhu…Maaf yah pak.., aduuuuh….

This entry was posted in About My Work. Bookmark the permalink.

One Response to Maaf ya Pak..

  1. sekar says:

    Met… Gw bs ngebayangin muka pak Samson wkt lu ngebentak dia.. He2x.. Biar impas kali Met..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s